1. SISTEM EKSKRESI
Sistem Ekskresi adalah sistem pengeluaran zat-zat sisa metabolisme yang tidak berguna bagi tubuh dari dalam tubuh, seperti bernafas, berkeringat, buang air kecil. Metabolisme adalah hasil pembongkaran zat makanan yang bermolekul kompleks. Zat metabolisme antara lain, CO2, H20, NHS, zat warna empedu, dan asam urat.
Pada organisme bersel satu, produk buangan dikeluarkan secara langsung melalui permukaan sel. Sisa metabolisme yang mengandung nitrogen ialah amonia (NH3), urea dan asam urat. Bahan tersebut berasal dari hasil perombakan protein, purin, dan pirimidin.
A. Sistem ekskresi pada hewan
Hewan juga melakukan metabolisme untuk melakukan aktifitas kehidupan.Metabolisme menghasilkan zat sisa yang harus dieksresikan dari tubuh. Setiap hewan memiliki cara yang berbeda untuk mengeksresikan sisa metabolisme.
1. System ekskresi pada hewan vertebrata
Alat ekskresi yang utama pada vertebrata adalah ginjal (ren).Struktur ginjal yang paling primitif pada vertebrata disebut akrinefros atau holonefros. Pada prinsipnya terdapat tipe ginjal pada vertebrata, yaitu pronefros, mesonefros, dan metanefros. Pronefros adalah ginjal yang berkembang pada fase embrio vertebrata selain mamalia, embrio berudu dan larva amphibia, pronefros, digantikan oleh mesonefros. Mesonefros merupakan ginjal pada bagian embrio sebagian vertebrata, ikan dewasa, mesonefros akan berubah menjadi metanefros selama masa perkembangan embrio.
a. Sistem ekskresi pada pisces
Alat ekskresi pada ikan berupa sepasang ginjal mesonefros yang terikat disisi dorsal rongga tubuh.
Ikan yang hidup di air laut mengekskresikan sampah nitrogen yang kurang beracun, yaitu trimetilamin oksida (TMO). Zat ini memberi bau khas air laut.
b. Sistem Ekskresi Amphibia
Amphibia memiliki alat ekskresi berupa ginjal mesonefros.Pada katak jantan, saluran ginjal bersatu dengan saluran kelamin.Sebaliknya, pada katak betina saluran ginjal dan kelamin terpisah.Ginjal amphibia berhubungan dengan ureter di vesika urinaria.
c. Sistem Ekskresi Reptilia
Alat ekskresi pada reptilia adalah sepasang ginjal metanefros.Metanefros berfungsi setelah pronefros dan mesonefros yang merupakan alat ekskresi pada stadium embrional menghilang.Ginjal dihubungkan oleh ureter ke vasika urinaria (kandung kemih).Vesika urinaria bermuara langsung ke kloaka.
d. Sistem ekskresi aves
Alat ekskresi burung berupa sepasang ginjal metanefros. Burung tidak memiliki vesika urinaria (kandung kemih) sehingga hasil ekskresi dari ginjal disalurkan langsung ke kloaka melalui ureter. Tabung ginjal burung sangat banyak sehingga metabolisme burung aktif.Tiap 1 ml jaringan korteks ginjal burung mengandung 100 – 500 tabung ginjal. Tabung ginjal ini membentuk lengkung Henle kecil.
e. System ekskresi mamalia
Salah satu ciri-ciri hewan mamalia yang paling terkenal adalah menyusui karena mamalia memang berarti hewan menyusui. Alat ekskresinya sama seperti manusia yaitu kulit, paru-paru, ginjal, dan hati. Kulit mengeluarkan keringat, ginjal mengeluarkan urin, hati mengeluarkan urea, dan paru-paru mengeluarkan karbon dioksida.
2. System ekskresi pada hewan invertebrate
Pada hewan invertebrata belum terdapat sistem ekskresi.Akan tetapi, sisa-sisa metabolisme harus dikeluarkan dari dalam tubuh organisme. Untuk itu, hewan invertebrata memiliki alat dan cara ekskresi tersendiri.
a. Sistem Ekskresi Protozoa
Pengeluaran sisa metabolisme protozoa dilakukan melalui membran secara sel difusi. Protozoa mempunyai organel ekskresi berupa vakuola berdenyut yang bekerja secara periodik untuk mengatur kadar air dalam sel.
b. Sistem Ekskresi Coelentrata dan Porifera
Pada coelentrata dan porifera, pengeluaran sisa metabolisme berlangsung secara difusi, dari sel tubuh ke epidermis, lalu epidermis ke lingkungan yang hidupnya yang berair.
c. Sistem Ekskresi Cacing Pipih (Platyhelminthes)
Pengeluaran sisa metabolisme pada cacing pipih dan cacing pita dilakukan dengan selenosit yang disebut juga protonefridium atau sel api
d. Sistem Ekskresi Annelida
Untuk mempelajari sistem ekskresi pada annelida, kita ambil contoh cacing tanah.Alat ekskresi cacing tanah adalah sepasang metanifridium berbentuk tabung yang terdapat disetiap segmen tubuhnya.
e. Sistem ekskresi pada insect
Insecta mempunyai alat yang disebut pembuluh malpighi. Pembuluh malpighi melekat pada ujung anterior usus belakang. Zat-zat sisa metabolisme diserat dari cairan jaringan oleh pembuluh malpighi bagian ujung distal.
f. Molusca
Alat ekskresi pada moluska berupa ginjal yang merupakan kumpulan dari nefridia. Pada ginjal terjadi proses filtrasi sisa metabolisme melalui dinding pembuluh kapiler ke saluran nefridia. Sisa metabolism pada umumnya berupa ammonia, asam urat dan urine.

0 Komentar